
“Partai Golkar sangat bergembira karena ada seorang tokoh di Jawa Barat yang pemilihnya besar, bergabung ke Golkar,” ungkap Mekeng.
Mekeng melihat, sosok yang kerap disebut RK itu sebagai seorang figur yang memegang kuat dua asas, yakni tahu diri dan rasional. Karena itu, dia mengatakan, keputusan RK masuk Partai Golkar pasti sudah melalui proses yang panjang sebelumnya.
“Dan pada akhirnya, mungkin setelah dia berkontemplasi, berdiskusi dengan para tokoh, akhirnya dia putuskan masuk Partai Golkar. Ya kita senang,” kata Mekeng. (*)








