
“Selain melakukan digital marketing, kami juga melakukan giat offline mengunjungi para pelaku UMKM. Tujuannya untuk menyampaikan visi dan misi dari labamu, kita training menggunakan aplikasi Labamu,” terangnya.
Baca juga: Syarat dan Cara Buat KTP Digital, Bisa Dicoba di Rumah
Aplikasi Labamu sendiri adalah aplikasi yang dibuat khusus oleh pihaknya untuk membantu para pelaku UMKM dimana pun berada. Aplikasi ini diharapkan bisa mendorong pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya dan bisa menjangkau pelanggan lebih luas.
“Ada fitur-fitur seperti bagaimana cara menjaga stok, bagaimana menjaga loyalitas ke pelanggan, bagaimana cara membuat pembukuan yang lebih rapih,” ungkap Irfan.
Dalam giat ini, Labamu melakukan pelatihan kepada 600 pelaku UMKM. Perharinya dihadiri oleh sekitar 150 sampai 200 peserta dengan berbagai latar belakang, dari mulai pembisnis UMKM makanan hingga pembuat kerajinan.
Dari banyaknya jumlah peserta, 80 persen di dominasi oleh kalangan muda milenial. “80 persen peserta dari kalangan milenial,” imbuhnya. (*)













