
KARAWANG – Belasan advokat muda dari Karawang, Jawa Barat membentuk Komite Penyelamat Aset Karawang (Kepak) pada Kamis, 14 September 2023 kemarin. Hanya dalam hitungan hari, komite ini menerima satu aduan masyarakat yang disebut sangat mengejutkan.
Koordinator Kepak, Fachry Suari Pamungkas menyebut, komite ini lahir atas dasar keprihatinan para advokat muda melihat kondisi Karawang yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah.
Ia menilai kondisi Karawang saat ini sangat memprihatinkan, mulai dari kemiskinan ekstrem, kesenjangan sosial hingga kekayaan daerah yang tidak jelas prioritas pembangunannya.
Maka itu, Kepak lahir untuk menyikapi kondisi tersebut untuk melakukan pengawasan agar pengelolaan keuangan daerah tidak menyimpang.
Baca juga: DPRD Sentil Pemkab Karawang soal Ruislag Aset di Mal Ciplaz: Kenapa Ujug-ujug Minta Persetujuan?
“Kenapa ada kata aset dalam komite ini? Karena aset erat kaitannya dengan tiga hal, yakni uang (APBD), barang milik pemerintah serta manusia (pejabat pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Fachry, Selasa, 19 September 2023.
Celah kerugian negara miliaran rupiah
Fachry menambahkan, pihaknya baru saja menerima satu laporan masyarakat yang isinya sangat mengejutkan.
Laporan itu berisi tentang penataan aset pemerintah Kabupaten Karawang yang berpotensi merugikan negara hingga Rp 100 miliar.
Baca juga: Puluhan ASN Terindikasi Nikmati Bansos, Dinsos Karawang Dinilai Kecolongan
“Laporan ini sangat mengejutkan bagi kami, karena berpotensi merugikan negara. Hitungan kami ada di kisaran hampir Rp 100 miliar,” katanya.
Meski tak menyebutkan secara gamblang, ia meyakini bahwa dokumen itu bisa menjadi bukti bahwa selama ini telah terjadi dugaan korupsi secara sistematis dan terstruktur di Karawang.
“[Laporan] Ini tentang kekayaan daerah, ya ini yang kita bilang tentang penataan aset yang keliru, indikasi dugaan korupsi,” katanya.
“Tetapi laporan ini akan kita rapatkan dahulu, menganalisis untuk segera mengambil langkah hukum, karena masyarakat pun bisa menggugat secara perdata,” sambung dia. (*)








