
“Mediasi terjadi karena sudah tidak memungkinkan untuk dilanjut karena banyak korban luka, massa lepas kendali. Saya akhirnya memutuskan mundur aksi untuk menjamin keselamatan massa aksi yang tertangkap dan luka-luka, saya tidak mau berjatuhan semakin banyak korban,” ujarnya.
Baca juga: Pecinta Thrifting Merapat, Ada Karawang Trade Market di Mal Technomart
Ia meminta Polres Karawang untuk bertanggung jawab secara penuh. “Kesepakatan mereka harus bertanggungjawab sampai (semua korban) pulih,” tambah Danny.
Meskipun begitu, ia tetap menayangkan tindakan aparat yang menangani massa aksi dengan cara kekerasan. Ia mendesak, seharusnya para penegak hukum berpihak pada rakyat, menjamin keselamatan bukan malah menyakiti.
“Saya menekankan aparat penegak hukum untuk mengevaluasi cara penanganan aksi massa, dan harus menjadi tonggak penegakan hukum yang ideal,” tandasnya. (*)









