
“Iya nanti saya panggil, membangun rumah disitu menjanjikan tidak banjir kenapa banjir,” sesal Dedi.
Baca juga: Beda dari Edaran Gubernur Jabar, Pemkab Karawang Masih Terapkan Jam Kerja Normal Selama Ramadan
Dedi menegaskan, hilangnya ruang terbuka hijau, hutan maupun sawah menjadi biang kerok wilayah Jabar sebagai langganan banjir.
Selain itu, ia pun ingin bantuan untuk warga terdampak banjir tidak hanya terhenti melalui bantuan sembako, tetapi harus ada langkah konkret agar bencana tersebut tidak terulang di masa depan.
“Hilangnya ruang terbuka hijau, hutan, sawah itu penyebab banjir. Soal bantuan? Sudah cukup lah, yang perlu diperlukan adalah masa depan, karena kebiasan kita setiap bencana longsor, banjir selesai di bantuan sembako, saya gak mau itu,” tandasnya. (*)








