Beranda Headline Demam Lato-lato Resahkan Guru, Begini Respons Disdikpora Karawang

Demam Lato-lato Resahkan Guru, Begini Respons Disdikpora Karawang

Demam lato-lato disdikpora karawang
Kepala Disdikpora Karawang, Asep Junaedi.

KARAWANG – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang merespons keresahan para guru terkait demam lato-lato.

Kepala Disdikpora Karawang, Asep Junaedi menyampaikan dampak negatif demam lato-lato sampai ke sekolah.

Menurutnya, sekolah merupakan tempat belajar. Apabila membawa lato-lato ke sekolah maka akan mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Anak-anak jadi tidak fokus belajar kalau membawa mainan ke sekolah. Jadi, di sekolah waktunya untuk belajar dan di rumah tempatnya bermain. Kita harus terapkan itu,” terangnya, Sabtu (14/1).

Baca juga: Demam Lato-lato Bikin Guru di Karawang Resah, Bisa Ganggu Konsentrasi Belajar

Ia menjelaskan, anak-anak boleh saja bermain lato-lato, namun tetap harus dalam pengawasan orangtua.

“Saya banyak membaca di media sosial, bermain lato-lato banyak bahayanya. Jadi biarkanlah anak-anak belajar di sekolah dan bermain di rumah,” kata dia.

Karenanya, ia meminta pihak sekolah tidak memperbolehkan anak-anak membawa lato-lato. Jika kedapatan tetap membawa, dirinya mempersilakan pihak sekolah melakukan tindakan.

“Pihak sekolah yang memberikan (tindakan). Baik itu disita atau diamankan sementara oleh pihak guru di sekolah,” pungkasnya.

Ganggu konsentrasi belajar

Permainan lato-lato semakin digemari di tengah masyarakat. Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun tak jarang menjajal kemampuannya bermain lato-lato.