PURWAKARTA-Diporaparbud Kabupaten Purwakarta yang turut andil dalam pegelaran rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke 54 dan Purwakarta ke 191 khususnya di lingkung seni dan budaya, sukses melakukan kegiatan.
Beberapa rangkaian kegiatan Hari Jadi Purwakarta yang telah digelar oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang melibatkan pelaku seni dan budaya dari Purwakarta dengan melibatkan Disporaparbud Kabupaten Purwakarta dan Dewan Kesenian Purwakarta menjadi nilai yang positif dari kegiatan Hari Jadi Purwakarta sebelumnya.
Kegiatan yang dikemas sederhana namun bisa menampilkan dan memberdayakan pelaku seni dan budaya asli Purwakarta menjadi penilaian tersendiri bagi masyarakat Purwakarta yang menikmati rangkaian kegiatan Hari Jadi Purwakarta.
“Kita kemas dalam kegiatan pegelaran seni dan budaya asli Purwakarta dan pelakunya asli orang Purwakarta,”jelas Kabid Kebudayaan Disporaparbud Purwakarta Didin Ibrahim Mulyana Selasa (19/7).
“Seni Tari Dapur Cantik yang melibatkan empat sanggar tari diantaranya Danghiang Pajajaran, Puspa Tika, Campaka Ligar dan Putera Purnayudha sukses menggelar kegiatan seni dan budaya tersebut di gelaran rangakaian kegiatan Hari Jadi Purwakarta,”ujarnya.
“Ada juga Lingkung Seni Musik Grup Musik Wanayasa dan Grup Seniman Purwakarta, yang sebelumnya juga sudah digelar di Car Free Night (CFN) dan akan dilakukan setiap akhir pekan dengan menampilkan Seni Tradisi yakni musik tradisional dan Seni Modern,”ungkapnya.
“Selain itu kita juga memberdayakan musisi jalanan untuk menampilkan kreatifitas seninya, dan kita bekerja sama dengan Dewan Kesenian Purwakarta yang digawangi Rudi Aliruda,”tegasnya.
“Begitu juga dengan pembukaan air mancur beberapa hari yang lalu, diisi dengan seni tari dan musik dengan melibatkan bintang Tamu Kirana Idol dari Purwakarta,”ucapnya.
“Hari ini juga dalam kegiatan Heleran Tatenan Nagri, kami juga mengisi kegiatan tersebut dengan heleran musik, perikurtis dengan disisipin humor Ohang dan Ceu Popon,”jelasnya.
“Selanjutnya akan digelar Pagelaran Kliningan dan Pop Sunda yang nantinya akan diisi salah satu Pesinden Nasional Upit Sarimanah yang berasal dari Purwakarta, dan akan melibatkan Sanggar Tari dari Sanggar Purwakarta Istimewa (SPI), Rampak Gendang, Pencak Silat dan Komunitas Lengser Ambu dengan mementaskan Seni Kabaret,”paparnya.
“Seluruh kegiatan dikemas sedemikian dan berbeda dari kegiatan Hari Jadi Purwakarta sebelumnya karena keinginan dari Bupati Kabupaten Purwakarta Anne Ratna Mustika yang menginginkan seni dan budaya asli Purwakarta untuk bisa tampil dengan memberdayakan para pelaku seni dan budaya yang ada di Kabupaten Purwakarta,”pungkasnya. (trg)















