Beranda Health Geger Warga Satu Kampung Kecanduan Tramadol, Dinkes Karawang Buka Suara

Geger Warga Satu Kampung Kecanduan Tramadol, Dinkes Karawang Buka Suara

Dinkes karawang warga kecanduan tramadol
Subkoor Kefarmasian Dinkes Karawang, Eka Muthia Sari (tengah), saat mengikuti jumpa pers Polres Karawang ihwal ratusan warga Desa Mulyajaya kecanduan obat keras tramadol dan hexymer.

Kades Mulyajaya, Endang mengungkapkan, sedikitnya ada 114 warganya yang sempat aktif mengkonsumsi obat keras tersebut.

Beruntung, aktivitas terlarang itu kini sudah terhenti karena sang pengedar sudah dibekuk aparat kepolisian pada Maret 2023 lalu.

“Usia termuda 12 tahun, dan lansia 60 tahun. Tapi Alhamdulillah semenjak si pengedar tertangkap mereka sudah berhenti mengkonsumsi,” beber Endang pada Jumat (11/8).

Baca juga: Ngeri, Warga Sekampung di Karawang Kecanduan Obat Keras, Mulai Anak-anak hingga Lansia

Ia bilang, alasan warga kecanduan OKT karena terbuai bujuk rayu si pengedar, di mana untuk konsumsi pertama mereka diberi gratis.

“Gratis dulu, dicoba dulu, ini obatnya dibilangnya fungsinya untuk stamina. Untuk anak-anak belajar, untuk kerja keras biar tidak kerasa lelah, tambah stamina. Ini untuk menyembuhkan penyakit seperti lemas kaki, lutut lemas,” paparnya.

Alhasil warga pun semakin candu dengan obat tersebut karena dianggap manjur sebagai obat penambah stamina.

Terhitung sudah 1 bulan warga mengkonsumsi obat tersebut sebelum akhirnya sang pengedar ditangkap polisi. (*)