
Berdasarkan informasi awal yang diterima, dugaan sumber pencemaran atau gangguan kualitas air berada di wilayah hulu, bukan di lokasi pengambilan air baku Perumdam Karawang.
Baca juga: Pilu Dua Anak Yatim di Karawang: Ayah Meninggal, Harta Waris Terancam Dikuasai Bibi
“Dari informasi PJT, sumbernya diduga bukan berada di saluran ini, melainkan dari arah hulu. Saat ini masih dilakukan pengecekan lebih lanjut,” katanya.
Ia menjelaskan, ikan-ikan yang ditemukan mati diduga terbawa arus dari wilayah hulu hingga ke saluran irigasi di Karawang. Meski demikian, Perumdam masih menunggu hasil investigasi dan konfirmasi resmi dari PJT II sebelum menyampaikan pernyataan lebih lanjut terkait penyebab pasti fenomena tersebut.
Pihaknya memastikan akan terus melakukan pemantauan kualitas air secara berkala dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan pasokan air bersih yang diterima pelanggan tetap memenuhi standar keamanan. (*)












