KARAWANG – Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Wakil Bupati Maslani, Pemerintah Kabupaten Karawang memfokuskan pembangunan pada sektor infrastruktur, kesehatan, dan pertanian.
Aep menyampaikan, program kerja dijalankan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai turunan visi dan misi lima tahun kepemimpinan mereka.
Di sektor pendidikan, Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran Rp 80 miliar pada 2025 untuk perbaikan infrastruktur sekolah di wilayah Karawang Utara. Sementara di wilayah Rengasdengklok dan sekitarnya, disiapkan anggaran Rp 90 miliar dengan perbaikan yang dilakukan bertahap.
Baca juga: Bupati Aep Wajibkan THM di Karawang Tutup Selama Ramadan, Membandel Izinnya Dicabut
Pada sektor kesehatan, pembangunan RSUD Rengasdengklok dan lantai dasar IGD RSUD Karawang telah rampung pada 2025. Tahun 2026, fokus diarahkan pada peningkatan fasilitas puskesmas.
Capaian Universal Health Coverage (UHC) Karawang mencapai 100,25 persen dengan anggaran Rp220 miliar pada 2025 dan meningkat menjadi Rp290 miliar pada 2026.
Di bidang infrastruktur, sejumlah ruas jalan kabupaten telah ditingkatkan, termasuk Johar–Krasak dan Tanjungpura–Rengasdengklok.
Pembangunan Jembatan Ciselang juga telah rampung untuk mendukung distribusi hasil pertanian. Selain itu, underpass Gonggo telah dioperasikan guna mengurai kemacetan di kawasan perkotaan.
Sementara di sektor pertanian, Pemkab Karawang menerapkan kebijakan pembebasan PBB bagi petani dengan lahan di bawah 3 hektare serta memberikan asuransi bagi petani yang mengalami gagal panen.









