Beranda Karawang Kemenag Karawang Ajak Warga Bijaksana Sikapi Potensi Perbedaan Awal Ramadan

Kemenag Karawang Ajak Warga Bijaksana Sikapi Potensi Perbedaan Awal Ramadan

Awal ramadan kemenag karawang
Kepala Kemenag Kabupaten Karawang, H. Sopian menyampaikan bahwa potensi perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah di Indonesia merupakan hal yang wajar.

KARAWANG – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang menyampaikan bahwa potensi perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah di Indonesia merupakan hal yang wajar. Masyarakat diimbau menyikapi dinamika tersebut dengan dewasa serta mengedepankan sikap saling menghormati.

Kepala Kantor Kemenag Karawang, H. Sopian, menjelaskan perbedaan penentuan awal bulan Hijriah dapat terjadi karena adanya beragam metode yang digunakan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, seperti hisab, rukyatul hilal, maupun konsep kalender Hijriah.

“Untuk pemerintah, penetapan awal Ramadan masih menunggu hasil sidang isbat yang akan dipimpin Menteri Agama. Pemerintah daerah, termasuk jajaran Kementerian Agama di Karawang, belum dapat memastikan apakah puasa dimulai Rabu atau Kamis karena keputusan resmi baru ditentukan setelah sidang,” ujar Sopian.

Baca juga: Dikunjungi Pembeli dari Irlandia, Karrasi19 Bahas Peluang Produk Ramah Lingkungan Tembus Eropa

Menjelang sidang isbat, tim di berbagai daerah turut melakukan pemantauan hilal. Di Karawang, rukyatul hilal tahun ini dilaksanakan secara mandiri karena telah memiliki peralatan sendiri. Sebelumnya, Karawang kerap bergabung dengan daerah lain, seperti Subang, dalam kegiatan pemantauan.

“Rencana awal pemantauan dilakukan di wilayah pantai. Namun karena kondisi cuaca dan situasi kurang mendukung, lokasi dipindahkan ke Yayasan Yafimnas,” jelasnya.

Ia menegaskan, apa pun hasil sidang isbat nantinya, masyarakat diharapkan dapat menerima dengan lapang dada.