Beranda Ekonomi Dikunjungi Pembeli dari Irlandia, Karrasi19 Bahas Peluang Produk Ramah Lingkungan Tembus Eropa

Dikunjungi Pembeli dari Irlandia, Karrasi19 Bahas Peluang Produk Ramah Lingkungan Tembus Eropa

Pembeli eropa ke karrasi19
Karrasi19, pelaku UMKM kreatif asal Karawang, mendapat kunjungan pembeli dari Eropa ke workshop mereka pada Sabtu, (14/2).

KARAWANG – Karrasi19, pelaku UMKM kreatif asal Karawang, mendapat kunjungan pembeli dari Eropa ke workshop mereka pada Sabtu, (14/2). Kunjungan tersebut dihadiri oleh Bachtiar selaku eksportir serta Mr. Sean, importir produk craft dari Irlandia.

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama produk ramah lingkungan dan berkelanjutan yang mengusung konsep ekonomi sirkular.

Owner Karrasi19, Supriadi, mengatakan bahwa kunjungan buyer dari Irlandia menjadi sinyal positif bagi Karrasi19 dan UMKM Karawang untuk menembus pasar internasional, khususnya Irlandia dan Eropa.

Baca juga: Awal 2026, Karrasi19 Kenalkan Tas Anti Sobek–Anti Api Berkonsep Ekonomi Sirkular

“Kunjungan ini artinya Karrasi19 dan UMKM Karawang punya peluang besar masuk pasar internasional, khususnya Irlandia dan Eropa. Ini kesempatan yang harus kami persiapkan dengan serius,” ujar Supriadi.

Menurutnya, produk berbasis sustainable seperti reduce, reuse, recycle dan zero waste memiliki potensi besar di pasar Eropa. Kesadaran masyarakat Eropa terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan dinilai terus meningkat, sehingga produk dengan konsep ramah lingkungan semakin diminati.

Karrasi19 sendiri mengusung semangat “Leftovers Go Premium” dan “Leftovers Go Global”, dengan mengolah limbah menjadi produk bernilai tinggi. Melalui pendekatan tersebut, Karrasi19 ingin menjadi jembatan antara limbah dan keindahan, sekaligus menghadirkan karya yang penuh kasih dan berdampak.

“Kami percaya produk sustainable dari Karrasi19 punya peluang besar di Eropa. Kami ingin menjadi bagian dari perubahan besar, menghadirkan produk yang berdampak dan berkesadaran,” katanya.

Untuk menyambut peluang ekspor, Karrasi19 terus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, serta memastikan standar mutu sesuai dengan pasar internasional. Standar yang dipenuhi meliputi kualitas barang, kemasan (packaging), label, hingga sertifikasi dan perlindungan HAKI yang sesuai regulasi Eropa.