
Penderita HIV diimbau agar tetap mengonsumsi ARV (antiretroviral) setiap hari secara teratur. Sebab, angka harapan hidup bagi mereka yang mengonsumsi ARV jauh lebih panjang daripada mereka yang tidak mengonsumsi sama sekali.
Bahkan, kata Yana, ODHIV (Orang dengan HIV) yang mengonsumsi ARV masih bisa memiliki keturunan negatif HIV.
Selain itu, ia berpesan kepada ODHIV untuk menghindari konsumsi obat-obatan herbal jika tidak dibarengi dengan ARV.
Baca juga: Kelenteng Bio Kwan Tee Koen Karawang Bersolek Jelang Imlek 2025
“Jangan hanya mengonsumsi obat herbal. Kenapa? Karena obat herbal justru berperan sebagai vitamin bagi virus. Tapi, kalau obat tersebut dibarengi ARV, itu boleh. Malah lebih bagus efeknya. ARV wajib, anggap saja seperti vitamin,” jelasnya.
Terakhir Yana berharap, sebagai masyarakat kita semua tidak boleh mendiskriminasi penderita HIV. Karena mereka seperti orang normal pada umumnya, masih dapat bersosialisasi jika konsumsi ARV mereka terpenuhi.
“Kalau ada teman atau kerabat yang terjangkit HIV, jangan dijauhi. Justru kita harus merangkul mereka. Keluarga harus tahu. Harus ada yang mendampingi,” pungkasnya. (*)








