
Dalam hal ini, ia memperkenalkan sebuah aplikasi bernama Strawberry Tagihan.
“Kita dorong transaksi lebih modern, kita punya produk Brimo untuk transaksi dan ada aplikasi Strawberry tagihan untuk keperluan retribusi, tagihan listrik, tagihan air, hingga iuran sampah,” ungkapnya.
Baca juga: Pengecekan Hewan Kurban di Karawang Digelar Secara Maraton
Erik menjelaskan, aplikasi Strawberry tersebut dikhususkan untuk pedagang. Nantinya para pedagang tinggal mendaftar dan tiap-tiap tagihan akan tertera pada aplikasi tersebut.
“Jadi nanti kita set, semua pedagang bisa memanfaatkan fasilitas itu, pengelola juga jadi lebih mudah enggak perlu keliling nagih. Nanti akan ketahuan siapa yang sudah bayar dan siapa yang belum bayar,” jelasnya.
Ia berharap, visi misi BRI dalam membantu pengelolaan pasar bisa membuahkan hasil dan para pedagang tradisional bisa beralih dari transaksi manual menuju digital.
“Harapan kita sih tentunya pasar itu beralih ke arah modern, jadi semuanya kalo bisa berbasis digital,” tutupnya. (*)








