Beranda Regional PMII Karawang Menilai Pengesahan RPJMD Mal Administrasi

PMII Karawang Menilai Pengesahan RPJMD Mal Administrasi

RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) seharusnya berjalan secara maksimal karenanya dalam mekanisme aturannya sudah mengatur secara detail mengenai tata cara pelaksanaan teknis kaitan dengan waktu dan lain sebagainya.

Wakil Ketua Bidang Aparatur Organisasi PMII Karawang, Rio menganggap pengesahan RPJMD Kabupaten Karawang banyak yang tidak sesuai dengan ketentuan dan mekanisme.

“Dalam proses penyusunannya pun banyak yang tidak sesuai dengan ketentuan mekanisme, kemudian yang perlu digaris bawahi bahwa legislatif (DPRD) harus bertanggung jawab jika saja nanti eksekutif (BUPATI) dalam pelaksanaan agenda pemerintahannya banyak yang tidak sesuai jalur.” kata Rio, Sabtu (21/8/2021)

Rio menambahkan seharusnya Bupati sadar bahwa pelantikan bupati pada tanggal 26 Februari 2021 bukan hanya dijadikan sebagai momentum euforia semata, seharusnya tanggung jawab setelah terpilih itu mempunyai tugas-tugas kepemerintahan yang harus ditaati, kemudian dengan beberapa tahapan prosedur lainnya yang pada akhirnya mengalami keterlambatan.

“Maka kami PMII Karawang menilai langkah Bupati tidak serius karenanya pansus dalam paripurna RPJMD Kabupaten Karawang ini dibahas secara tergesa-gesa sebagai penekanan bahwa menjaga agar tidak terjadi sanksi aturan Permendagri Nomor 68 Tahun 2017 pasal 71,” ujarnya.

Rio menilai jika perencanaan yang tidak maksimal apalagi berkaitan anggaran ini terkesan main-main apalagi dalam ruang kebijakan yang bahkan berpotensi terjadinya KKN.

“Sebagai poin penegasan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang pada tanggal 26 Februari 2021 Maka secara aturan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 Pasal 70 tentang Penetapan RPJMD itu selambat-lambatnya 6 Bulan maka hal itu jatuh pada tanggal 26 Agustus 2021, artinya dalam proses penyusunan RPJMD ini hanya ditentukan selama 2 hari sejak tanggal 18 Agustus kemarin, dan penetapan pada tanggal 20 Agustus.” Pungkasnya. (ddi)

Artikel sebelumnyaMuscab Serentak PAN, Desi Ingatkan Birukan Wilayah
Artikel selanjutnyaKejaksaan Agung Gencar Usut Kasus Korupsi, Lembaga Survei Jangan Giring Opini Publik