Beranda Karawang Ratusan Guru dan Marbot Dapat Jaminan Sosial, Kemenag Karawang Puji Langkah Primaya...

Ratusan Guru dan Marbot Dapat Jaminan Sosial, Kemenag Karawang Puji Langkah Primaya Hospital

Kemenag karawang dan rs primaya hospital
Kepala Kemenag Karawang, H Sopian.

KARAWANG– Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang memberikan apresiasi tinggi kepada pihak Primaya Hospital dan BPJS Ketenagakerjaan atas program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para guru Raudhatul Athfal (RA), guru DTA, serta marbot masjid.

Dalam kegiatan silaturahmi yang digelar bersama jajaran Primaya Hospital, BPJS Ketenagakerjaan, serta perwakilan Lembaga Kesejahteraan Nahdlatul Ulama (LKNU), Kemenag Karawang menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas perhatian besar terhadap tenaga pendidik dan pelayan rumah ibadah di lingkungan Kemenag.

“Alhamdulillah, atas izin Allah kita bisa bersilaturahmi di tengah hujan yang penuh berkah. Program ini luar biasa karena betul-betul bermanfaat dan bernilai ibadah,” ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Sopian, Selasa (11/11).

Baca juga: Pertama di Karawang, RS Primaya Lindungi Guru Ngaji hingga Marbot Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Sopian menyebutkan, kerja sama antara LKNU, Primaya Hospital dan BPJS menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap para guru dan marbot yang selama ini mengabdi dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, program CSR ini hadir layaknya “malaikat yang datang membawa kabar baik” bagi keluarga besar Kemenag.

“Kami sedang menunggu program yang bisa membantu para guru dan marbot. Tiba-tiba LKNU datang menawarkan CSR dari rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Ini luar biasa dan tentu kami sambut dengan gembira,” ujarnya.

Kemenag Karawang mencatat terdapat lebih dari 3.000 guru TK, 1.250 guru RA, serta ribuan guru madrasah dan penyuluh yang berada di bawah naungan Kemenag. Dalam program CSR tahap pertama ini, disiapkan sekitar 300 kuota penerima manfaat, mencakup guru RA, DTA dan marbot masjid.

Baca juga: Praktisi AI Dorong UMKM Karawang Manfaatkan Teknologi: Modal Smartphone dan Belajar

Meski masih terbatas, pihak Kemenag berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima di tahun-tahun mendatang.

“Mudah-mudahan program ini tidak hanya berhenti satu tahun, tapi bisa berlanjut. Kami berharap sinergi ini semakin kuat antara Kemenag, BPJS dan Primaya Hospital,” katanya.

Kemenag karawang dan rs primaya hospital
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang memberikan apresiasi tinggi kepada pihak Primaya Hospital dan BPJS Ketenagakerjaan atas program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para guru Raudhatul Athfal (RA), guru DTA, serta marbot masjid.

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama lintas lembaga ini merupakan bukti kuatnya koordinasi antara instansi vertikal dengan stakeholder daerah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidikan keagamaan.

Baca juga: Hari Pahlawan Nasional, Ketua DPRD Karawang: Hidup untuk Rakyat, Mati untuk Kehormatan

“Kemenag itu lembaga vertikal, jadi kami harus bisa menjalin komunikasi dengan semua pihak. Hari ini bukti nyata, sinergi antara Kemenag, Primaya Hospital, BPJS, dan LKNU bisa menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Kemenag Karawang menutup sambutannya dengan doa agar program CSR tersebut membawa keberkahan bagi semua pihak dan menjadi ladang amal bagi lembaga yang telah berkontribusi.

“Terima kasih kepada Primaya Hospital dan BPJS yang sudah memperhatikan guru-guru kami. Semoga program ini menjadi keberkahan dan terus berlanjut di masa depan,” pungkasnya. (*)