
“Tentu saja dengan adanya peraturan ini, para petani akan terbantu,” katanya.
Baca juga: Dua Pekan ke Depan, 391 Akseptor di Karawang Dapat Pelayanan KB Gratis
Haikal menyebutkan, kebijakan ini tidak hanya diapresiasi oleh Relawan PRD saja, melainkan diapresiasi oleh banyak kalangan masyarakat lainnya.
Pihaknya menilai, Aep Syaepuloh memiliki kepekaan terhadap kondisi petani Karawang meskipun terhitung baru menjabat sebagai Bupati Karawang dalam waktu yang sebentar.
“Pengurangan PBB-P2 ini tentunya berimplikasi pada petani untuk lebih kembali meningkatkan tingkat produktivitas dalam pengelolaan lahan pertanian setiap tahunnya, serta nafas segar kepada para petani dalam menghadapi realita biaya operasional produksi yang setiap tahunnya kian meningkat,” pungkasnya. (*)













