
Di samping itu, Rektor menegaskan, dalam PKKMB ini, seluruh mahasiswa harus mengetahui bahwa UBP Karawang memiliki 2 ikon (pembelajaran) yang wajib dikuasai, diantaranya; wawasan kebangsaan dan kewirausahaan.
Baca juga: Heboh Camat di Karawang Diduga Berbuat Mesum dalam Mobil, Langsung Digerebek Warga
“Di UBP Karawang yang jadi ikon itu wawasan kebangsaan, semua mahasiswa prodi apapun dapet materi itu. UBP memang kampus baru, tapi kita banyak produknya. Ada halal center sudah mensertifikasi ratusan UMKM, klinik BUMDES untuk konsultasi, sekolah advokasi sudah meluluskan 400 ratusan lebih advokat. Mahasiswa farmasi kami juga ada yang punya produk skincare dari, sudah di edarkan bahkan sudah keluar BPOM,” ungkapnya.
Oleh karenanya, Dedi berpesan kepada mahasiswa baru untuk tidak main-main dengan kuliah dan memperkuat niat agar menjadi lulusan yang berkualitas.
“Pendidikan itu bukan melulu dapat IPK lebih dari 3.0, tapi yang lebih penting adalah pengembangan karakter, disiplin, memiliki nilai-nilai kepemimpinan. Sehingga kemudian, lulusan UBP Karawang diharapkan menjadi manusia berguna bagi nusa bangsa dan negara, terutama dalam menyongsong Indonesia emas 2045,” pungkasnya. (*)









