
“Menurut informasi masyarakat, ikan mulai mati sekitar pukul 22.30 WIB dan masih ditemukan hingga pagi hari,” ungkapnya.
Tim gabungan juga menyisir sepanjang aliran sungai untuk mencari kemungkinan sumber pencemaran. Namun hingga penelusuran selesai dilakukan, belum ditemukan sumber pencemaran secara langsung.
Baca juga: Pilu Dua Anak Yatim di Karawang: Ayah Meninggal, Harta Waris Terancam Dikuasai Bibi
“Penelusuran yang kami lakukan belum menemukan secara langsung sumber pencemaran yang menyebabkan ikan mati di aliran sungai tersebut,” katanya.
Meski belum ditemukan sumber pencemaran, informasi dari masyarakat mengarah pada dugaan adanya pencemaran yang berasal dari wilayah sekitar Leuweung Seureuh. Dugaan tersebut masih akan didalami melalui pemantauan lanjutan dan hasil uji laboratorium.
“Kami akan terus melakukan pengawasan dan penelusuran untuk memastikan sumber permasalahan ini sehingga langkah penanganan yang tepat dapat segera dilakukan,” pungkasnya. (*)












