
KARAWANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang meluncurkan logo baru di GOR Disdikbud setempat, Senin (5/1). Peluncuran logo baru ini menyusul adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dan menampilkan wajah baru birokrasi pendidikan dan kebudayaan di Karawang.
Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah menegaskan bahwa perubahan SOTK dan peluncuran logo baru merupakan penegasan arah kebijakan pendidikan daerah, bukan sekadar pembaruan identitas institusi.
Wawan menekankan, dengan struktur baru, Disdikbud diarahkan untuk lebih kuat dalam perencanaan program, pengawasan mutu pendidikan, serta penguatan kebudayaan lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Baca juga: Warga di Karawang Gugat Proyek Mako Brimob, Tuntut Ganti Rugi Penggusuran yang Layak
“Target kami jelas, kualitas layanan meningkat, sekolah lebih tertata, dan kebijakan pendidikan lebih tepat sasaran. Ini soal output kebijakan, bukan sekadar semangat kerja,” tegasnya.
Wawan juga menyebut, perubahan ini selaras dengan visi Pemkab Karawang dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul dan maju.

“Disdikbud harus menjadi institusi yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Jika perubahan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat, insyaallah pembangunan SDM unggul menuju generasi Indonesia Emas 2045 akan tercapai,” tandasnya.
Sementara, Sekretaris Disdikbud Karawang, Irlan Suarlan menegaskan, perubahan logo bukan hanya sekadar simbol, melainkan harus diiringi dengan semangat dan etos kerja baru seluruh jajaran.
“Dengan logo baru ini, seluruh pejabat dan pegawai harus memiliki semangat baru. Kita harus cepat menyesuaikan diri dengan program-program yang telah disusun Disdikbud di bawah kepemimpinan Kepala Disdikbud, Wawan Setiawan Natakusumah, demi membawa pendidikan Karawang semakin maju,” ujar Irlan, Senin (5/1/2026).
Baca juga: Menkeu Purbaya Bebaskan Pajak Pekerja Bergaji Maksimal Rp 10 Juta
Irlan menekankan pentingnya sinergi, adaptasi, dan konsistensi dalam menjalankan kebijakan yang telah dirancang, agar transformasi kelembagaan Disdikbud dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan dan kebudayaan.
Peluncuran logo baru tersebut juga sekaligus menandai komitmen Disdikbud Karawang dalam membangun tata kelola yang lebih modern, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan agenda pembangunan daerah di sektor pendidikan.
“Perubahan ini harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan. Jangan berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata dan hasil yang terukur,” tegasnya. (*)











