Beranda Bandung Warning Kasus Antraks, Gubernur Jabar Pastikan Lalin Hewan Ternak Diperketat

Warning Kasus Antraks, Gubernur Jabar Pastikan Lalin Hewan Ternak Diperketat

Kasus antraks di jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto/istimewa)

BANDUNG – Kasus virus antraks yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta belum lama ini turut diwaspadai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Pasalnya, kasus tersebut sampai menelan korban jiwa. Untuk itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus antraks.

Disebutkannya, hingga saat ini belum ada laporan terkait temuan kasus antraks di wilayahnya.

Baca juga: Warga Jabar Mau Dapat Diskon Pajak Kendaraan? Ini Syaratnya

Hanya saja, untuk mengantisipasi masuknya antraks di Jabar, Ridwan Kamil menegaskan bahwa upaya pengetatan lalulintas (lalin) jual beli hewan khususnya mulai diperketat.

“Kita mulai meningkatkan pengawasan,” kata Ridwan Kamil, Sabtu (8/7/2023).

Menurutnya, kasus antraks di Jabar terakhir kali ditemukan pada tahun 2019 lalu. Sejak saat itu, tidak ditemukan lagi kasus antraks.

Baca juga: PWNU Jabar Tegaskan Haram Hukumnya Memondokkan Anak ke Ponpes Al Zaytun

Ridwan Kamil menerangkan jika suplai hewan seperti kambing, domba dan sapi masih banyak berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Tapi saya akan antisipasi seperti juga penyakit mulut dan kuku (PMK) selalu lintas provinsi maka akan saya rapatkan dulu,” ujarnya.

“Jadi belum ada laporan, setiap ada kejadian luar biasa pasti saya dilapori,” tuturnya. (*)