
Terinspirasi dari seorang profesor
Ayah Hafiz, Wahyu Wijanarko menyampaikan, sumber inspirasi yang ia terapkan untuk mengajarkan matematika kepada Hafiz berasal dari salah satu profesor. Di samping itu, menurutnya tidak ada anak yang bodoh di dunia ini, sehingga sangat mungkin untuk Hafiz menjadi juara ditingkat internasional.
“Saya membiasakan untuk drilling soal agar dia terbiasa dengan soal yang susah. Saya terinspirasi dari Profesor Yohanes Surya,” ungkapnya.
Soal-soal matematika telah ia berikan kepada Hafiz sejak anaknya duduk di kelas 1 SD. Materi yang diberikan seputar hitung cepat hingga soal olimpiade.
Baca juga: Sepenggal Kisah Tukang Cilok di Karawang Dirikan Pesantren, Kini Punya 80 Santri
Ia juga mengajarkan teknik fingermatch kepada anaknya. Bahkan saat itu, kata Wahyu, anaknya langsung bisa mengetahui hasil perkalian dengan 4 hingga 5 angka sekaligus.
“Ketika bisa mengerjakan soal sampai level nasional, berarti akan bisa mengerjakan materi tingkat internasional karena materinya hampir sama,” katanya.
“Alhamdulillah kemarin mendapatkan dukungan dari Disdikpora. Harapan saya, semoga pemerintah bisa memberikan CSR bagi anak-anak yang ingin mengikuti olimpiade sebagai bentuk dukungan,” pungkasnya. (*)








