KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karawang Hadis Herdiana optimistis penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang di Tahun Anggaran 2018 akan mencapai lebih dari 85 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karawang tahun 2018 Rp. 4,7 Triliun.
Hadis mengungkapkan hingga saat ini penyerapan APBD TA 2018 , untuk perhitungan sementara sudah mencapai 85, 88 persen dengan realisasi anggaran senilai Rp. 4,1 Triliun.
Sementara untuk pendapatan sebesar Rp. 4, 4 Triliun. Belanja Tidak Langsung 92,48 persen, Belanja Langsung 80,63 persen dengan prognosis 89, 81 persen.
“Kami sangat optimistis, hingga batas akhir tahun serapan dapat mencapai 90 persen karena saat ini saja prognosis sudah mencapai 89, 81 persen,” paparnya.
Diterangkan Hadis, saat ini pihaknya masih terus melakukan penghitungan, hal tersebut dikarenakan pihak ketiga atau kontraktor saat ini masih terus melakukan penagihan.
Bahkan, Termasuk penghitungan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari sekolah- sekolah pun masih banyak yang belum melaporkan secara lengkap.
“Jadi masih progres terus, dan tentu saja progres penyerapan anggaran masih terus kita pantau hari demi hari,” ujarnya.
Ketika disinggung mengapa anggaran belanja daerah lebih besar dari pada pendapatan, Hadis menjelaskan defisit anggaran sebesar Rp. 300 Miliar ini ditutup dengan pembiayaan dari Silpa tahun lalu senilai Rp. 300 Miliar.
“Karena ada Silpa tahun dulu sebesar Rp. 300 Miliar masuk ke pembiayaan sehingga impas di tahun ini. Jadi APBD nya balance atau seimbang,” paparnya menutup pembicaraan.(nna/ris)








