Beranda Headline Pembunuh Pelajar di Karawang yang Pamit Nobar Bola Ditangkap, Pelakunya Teman Sekolah

Pembunuh Pelajar di Karawang yang Pamit Nobar Bola Ditangkap, Pelakunya Teman Sekolah

Polres Karawang, Jawa Barat mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang pelajar yang jasadnya ditemukan warga di bantaran Sungai Citarum, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang.

KARAWANG – Polres Karawang, Jawa Barat mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang pelajar yang jasadnya ditemukan warga di bantaran Sungai Citarum, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang.

Kapolres Karawang, Fiki N Ardiansyah mengatakan, kasus tersebut menjadi perhatian publik sehingga pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

“Kasus ini menjadi atensi publik dan kami dari Polres Karawang memberikan perhatian penuh terhadap pengungkapan perkara tersebut,” ujar AKBP Fiki saat konferensi pers pada Kamis, (14/5).

Baca juga: Selama Data Terjaga, Disdukcapil Karawang Tegaskan Fotokopi e-KTP Masih Diperbolehkan

Kasus pembunuhan itu diproses berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/449/V/2026/SPKT Polres Karawang tertanggal 11 Mei 2026.

Korban diketahui berinisial AF (15), seorang pelajar. Sementara pelaku berinisial FA (17), yang diketahui merupakan teman sekolah korban.

Kapolres menjelaskan kronologinya, peristiwa pembunuhan terjadi pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di bantaran Sungai Citarum, Kampung Kawung RT 05 RW 02, Kecamatan Batujaya.

Sebelum kejadian, korban menjemput pelaku di rumahnya sekitar pukul 11.00 WIB untuk membeli hoodie. Namun setelah mendatangi dua toko, toko yang dituju dalam keadaan tutup.

“Pelaku kemudian membawa korban ke bantaran Sungai Citarum. Di lokasi tersebut korban dipiting dan pelaku mengeluarkan pisau dapur yang sebelumnya telah disiapkan,” katanya.

Baca juga: 173 Mahasiswa Unsika Diwisuda, Rektor Bagikan 7 Pesan Penting soal Kehidupan

Pelaku lalu menyerang korban dengan cara menyayat bagian leher dan menusuk dada kanan, dada kiri serta pinggang sebelah kanan korban menggunakan pisau dapur.

Setelah korban tewas, pelaku membawa sepeda motor milik korban beserta handphone korban untuk dijual. Pelaku juga sempat melepas pelat nomor kendaraan bersama rekannya sebelum motor dijual seharga Rp4,2 juta kepada seseorang berinisial S yang kini masih dicari polisi.