KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Banyaknya jumlah pendatang mengakibatkan jumlah penduduk di Kabupaten Karawang terus bertambah akibat meningkatnya angka kelahiran.
Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang Ahmad Hidayat mengatakan disetiap tahunnya jumlah pendatang yang datang ke Karawang terus meningkat mencapai hampir kurang lebih 20.000 jiwa..
Hal ini disebabkan Kabupaten Karawang memiliki daya tarik tersendiri bagi para pendatang tersebut, mengingat Karawang merupakan kota industri yang besar dan maju.
Diungkapkan Ahmad, sebenarnya pertumbuhan penduduk Kabupaten Karawang jika dilihat dari program Kekuarga Berencana (KB) setiap tahunnya berhasil menekan angka kelahiran hingga mencapai 1,7 persen dari jumlah penduduk Karawang yang hampir mencapai kurang lebih 2,5 juta jiwa.
Ahmad menerangkan, namun kenyataannya dilapangan jumlah pertumbuhan ini justru meningkat signifikan hingga menjadi 3,4 persen dikarenakan meningkatnya juga jumlah pendatang yang masuk ke Kabupaten Karawang.
“Karena banyak warga pendatang yang masuk Karawang hingga menginjak angka 1,7 persen lonjakan setiap tahunnya, menyebabkan pertumbuhan penduduk bertambah,” katanya.
Mengapa demikian tambahnya, Karena para pendatang ini tidak hanya datang sendiri namun tak sedikit dari mereka membawa serta keluarganya. Dimana mereka (para pendatang) menetap dan berkeluarga di Karawang.Tentunya ini menjadi konsekuensi daerah.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang tidak berhak untuk melarang para pendatang ini untuk mencari penghidupannya di Karawang, karena siapapun yang tinggal dan menetap di Karawang dengan memiliki kartu indentitas kependudukan Karawang maka mereka adalah warga Karawang,”paparnya.
Menurut Ahmad, satu- satunya upaya pemerintah melalui DPPKB adalah menyiapkan berbagai program untuk menekan peningkatan angka kelahiran. Caranya, menibgjatkab kesadaran mastarakat akan pentingnya KB dengan memobilisasi program KB melalui akseptor KB.
Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, Pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat dengan upaya membatasi angka kelahiran dengan menggunakan alat kontrasepsi baik IUD, Implant, suntik ataupun Pil KB.
“Kami juga bekerja sama dengan TNI POLRI melalui program KB Kesehatan, selain itu Karawang juga punya program Kampung KB dan sudah punya 100 lebih tersebar disetiap desa di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Karawang,” ulasnya memaparkan.
Ia menambahkan, Kampung KB adalah program pemerintah agar bagaimana memberdayakan masyarakat supaya hidup bahagia, sejahtera, sehat dan bisa mandiri dengan menggunakan program KB.(nna/ris)








