KARAWANG – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang menjelaskan penyebab tingginya harga minyak goreng subsidi Minyakita di Pasar Johar. Kondisi tersebut disebut terjadi karena belum seluruh pedagang terdaftar sebagai mitra resmi Bulog.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, Dindin Rachmadhy mengatakan, stok Minyakita di Bulog dalam kondisi aman.
Namun distribusinya hanya dapat diakses oleh pedagang yang telah terdaftar sebagai mitra Rumah Pangan Kita atau RPK.
Baca juga: 300 Travel Umrah di Karawang Data Ulang Jemaah, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
“Saya sudah konfirmasi, stok di Bulog aman. Hanya saja pedagang di pasar harus menjadi mitra, yaitu Rumah Pangan Kita. Belum semua pedagang masuk. Kalau sudah masuk, harganya sesuai HET,” kata Dindin Kamis, (5/3).
Ia menegaskan, pedagang yang belum terdaftar sebagai mitra Bulog otomatis memperoleh Minyakita dari luar jalur resmi. Hal inilah yang menyebabkan harga jual di tingkat pengecer bisa melebihi Harga Eceran Tertinggi.
“Jadi jangan digeneralisir. Tidak semua pedagang sama. Yang belum jadi mitra Bulog tentu belinya dari luar, dan harganya pasti lebih tinggi,” ujarnya.














