
KARAWANG – Bale Ajar RT (Ruang Ilmu Tumbuh Bersama) bekerja sama dengan Karawang Walking Tour menggelar kunjungan edukasi ke Telaga Desa KIIC Karawang pada Senin, (29/6/2026).
Kegiatan bertajuk “Jelajah Alam untuk Generasi Peduli Lingkungan” ini diikuti peserta Bale Ajar RT untuk belajar langsung mengenai lingkungan, pertanian, hingga budidaya ikan.
Selama kegiatan, peserta diajak mengenal berbagai jenis tanaman konservasi, belajar teknik menanam dan mencangkok, serta melihat proses pembenihan dan budidaya ikan lele. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang diusung Bale Ajar RT.
Baca juga: Pengawasan Kawasan Tuparev ala Satpol PP Karawang: Mau Nyamar, Pura-pura Jadi Pemabuk
Founder Bale Ajar RT, Laila Aisya Zakiyah mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya menghadirkan ruang belajar yang lebih menyenangkan sekaligus memperluas wawasan anak-anak di luar kelas.
“Bale Ajar RT merupakan komunitas belajar di bawah naungan Yayasan Nailul Uliya yang beranggotakan anak-anak dari berbagai usia di Karawang Timur. Melalui kegiatan ini kami ingin anak-anak belajar langsung dari alam,” ujarnya.

Laila berharap kunjungan edukasi seperti ini dapat terus dilakukan dengan beragam tema dan melibatkan lebih banyak pihak.
Baca juga: Setahun Berdiri, Resto Lawasan Caraka Berkembang Jadi Pusat Wisata Edukasi dan UMKM di Karawang
“Ke depan kami ingin menghadirkan berbagai kegiatan, seperti melukis, kolaborasi dengan komunitas lain, termasuk teman-teman disabilitas. Bale Ajar juga terbuka bagi anak-anak dari luar lingkungan kami yang ingin ikut belajar bersama,” katanya.
Sementara itu, Pengelola Telaga Desa KIIC, Aris Sulistyo, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, Telaga Desa memang dikembangkan sebagai kawasan edukasi yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan hari ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi anak-anak dan dapat diterapkan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Baca juga: Kapolres AKBP Fiki Ardiansyah Dimutasi, Karawang Bersiap Naik Status Jadi Polresta
Ia menjelaskan, materi yang diberikan di Telaga Desa disesuaikan dengan pembelajaran di sekolah, khususnya bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), mulai dari pengenalan tanaman, penyulingan, pembenihan ikan hingga pembuatan kompos.
“Kami berharap kerja sama seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dengan kegiatan-kegiatan edukatif lainnya,” katanya.

Salah seorang peserta Bale Ajar RT, Andi mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Siswa kelas XI itu mengatakan kunjungan tersebut menjadi pengalaman pertamanya belajar langsung di Telaga Desa.
“Banyak belajar tentang tanaman, jadi tahu nama tanaman dan kegunaannya. Kegiatannya cukup seru, apalagi ini pertama kali saya ikut,” ungkapnya.
Baca juga: Nelangsa Siswi Korban Asusila Oknum Guru di Karawang: Dikeluarkan Sekolah Meski Ingin Bertahan
Antusiasme juga datang dari orang tua peserta. Winda, salah satu orang tua menilai kegiatan tersebut mampu menambah wawasan anak mengenai pertanian dan budidaya ikan.
“Bagus, menambah wawasan anak-anak. Mereka jadi tahu cara menanam, mengenal budidaya ikan dan banyak hal lainnya. Kalau ada kegiatan seperti ini lagi, saya tentu ingin anak ikut kembali,” tuturnya.
Melalui kolaborasi ini, Bale Ajar RT berharap semakin banyak anak memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya didapat dari buku, tetapi juga melalui praktik langsung di lapangan. (*)










