Beranda Headline Kakak-Beradik Penyandang Disabilitas Curi Perhatian di Nobar Piala Dunia 2026 di Karawang

Kakak-Beradik Penyandang Disabilitas Curi Perhatian di Nobar Piala Dunia 2026 di Karawang

Kakak-beradik disabilitas di karawang
Penampilan Fauzan dan Fauzi, kakak-beradik penyandang disabilitas, berhasil mencuri perhatian lewat aksi bernyanyi yang penuh semangat.

KARAWANG – Semangat inklusivitas mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar Pemerintah Kabupaten Karawang, Minggu (28/6). Di tengah antusiasme masyarakat, penampilan Fauzan dan Fauzi, kakak-beradik penyandang disabilitas, berhasil mencuri perhatian lewat aksi bernyanyi yang penuh semangat.

Didampingi sang ibu, Sunarni, keduanya tampil percaya diri menghibur para peserta nobar. Bagi Sunarni, kesempatan tampil di acara pemerintah menjadi ruang penting bagi anak-anaknya untuk mengembangkan bakat sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.

“Kalau diajak tampil seperti ini anak saya jadi bisa berkembang. Kalau di rumah kadang malas latihan, tapi kalau ada kegiatan seperti ini mereka jadi lebih semangat. Memang itu yang saya inginkan,” ujar Sunarni.

Baca juga: Buruh Kena ‘Potongan’ Dobel, Said Iqbal Usul Pajak JHT, Pesangon hingga THR Dihapus

Sunarni mengatakan, penampilan di acara nobar Pemkab Karawang merupakan pengalaman manggung ketiga bagi kedua putranya. Sebelumnya, mereka juga pernah tampil dalam sejumlah kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

Saat ini, Fauzan dan Fauzi duduk di bangku kelas IX SMP. Keduanya memiliki kecintaan besar terhadap dunia musik yang tumbuh sejak kecil. Berawal dari kegemaran mendengarkan berbagai jenis lagu, termasuk musik DJ, mereka kemudian belajar bernyanyi secara otodidak.

Kakak-beradik disabilitas di karawang
Penampilan Fauzan dan Fauzi, kakak-beradik penyandang disabilitas, berhasil mencuri perhatian lewat aksi bernyanyi yang penuh semangat.

Menurut Sunarni, jika mendapat undangan tampil, kedua anaknya rutin berlatih di rumah maupun bersama komunitas Gapenta. Namun untuk penampilan kali ini, persiapan dilakukan secara mendadak sehingga mereka tidak sempat menjalani latihan bersama.

Selain berbakat di bidang seni, Fauzan juga memiliki cita-cita di dunia teknologi informasi. Ia berharap kelak bisa menjadi seorang programmer.

“Aku pengennya ke IT, jadi bikin skrip-skrip,” kata Fauzan.

Baca juga: Siswi Korban Asusila di Cibuaya Dikeluarkan Sepihak oleh Sekolah, Ini Respons DP3A Karawang

Sementara itu, Fauzan dan Fauzi mengaku senang dapat kembali tampil dalam kegiatan pemerintah. Selain menunjukkan kemampuan bernyanyi, mereka juga bisa bertemu kembali dengan teman-teman yang lama tidak dijumpai karena kesibukan sekolah.

“Senang bisa tampil lagi dan ketemu teman-teman. Soalnya sudah lama nggak ketemu karena sekolah,” ujar keduanya.

Kehadiran Fauzan dan Fauzi menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan menginspirasi. Penampilan mereka sekaligus memperkuat pesan inklusivitas yang diusung dalam kegiatan nobar Pemkab Karawang. (*)