
KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) resmi memulai pembangunan Gedung Dome di Kampus 2 melalui prosesi peletakan batu pertama. Fasilitas multifungsi tersebut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi sekaligus menjadi pusat kegiatan akademik, olahraga, seni budaya, dan kemasyarakatan.
Rektor UNSIKA, Ade Maman Suherman, mengatakan pembangunan Gedung Dome merupakan langkah strategis dalam melengkapi sarana dan prasarana kampus guna menunjang kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Gedung Dome diharapkan mampu mendukung berbagai aktivitas akademik, olahraga, seni budaya, kemahasiswaan, hingga kegiatan yang melibatkan masyarakat luas,” ujarnya.
Baca juga: UBP Karawang Lepas 1.864 Mahasiswa KKN, Fokus Garap Inovasi Pengelolaan Sampah
Menurutnya, keberadaan Dome juga didorong oleh pesatnya perkembangan kawasan Kampus 2 UNSIKA yang berada di pusat Kabupaten Karawang. Hingga saat ini, Karawang dinilai belum memiliki fasilitas berkapasitas besar yang representatif untuk menggelar berbagai kegiatan.
“Dome UNSIKA diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh sivitas akademika, tetapi juga masyarakat dan para pemangku kepentingan di Karawang dan sekitarnya,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan, mengapresiasi pembangunan fasilitas tersebut. Ia menilai keberadaan Gedung Dome akan memperkuat kualitas sarana pendidikan tinggi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Karawang.
Gedung Dome Kampus 2 dirancang sebagai bangunan multifungsi berkapasitas sekitar 10.000 orang dengan luas bangunan mencapai 6.156 meter persegi.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Japek KM 46 Akibatkan Jalur Arteri Karawang Macet Parah
Fasilitas yang tersedia antara lain lapangan mini soccer, lapangan basket, panggung utama untuk wisuda dan kegiatan akademik, ruang resepsionis, ruang briefing, ruang ganti, dapur, toilet, musala, ruang medis, gudang, ruang transit, serta fasilitas pendukung kegiatan mahasiswa lainnya.
Pembangunan Gedung Dome memiliki total nilai investasi sebesar Rp118,43 miliar yang dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama dialokasikan sebesar Rp48,39 miliar, tahap kedua Rp47,99 miliar, dan tahap ketiga Rp22,04 miliar.








