Beranda Headline KAI: Kecelakaan Kereta Api Bak Minum Obat, Sehari Bisa Tiga Kali Terjadi

KAI: Kecelakaan Kereta Api Bak Minum Obat, Sehari Bisa Tiga Kali Terjadi

Kecelakaan kereta api
Ilustrasi kecelakaan kereta api. Dok: istimewa

KARAWANG – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta terus memperkuat aspek keselamatan di perlintasan sebidang menyusul masih tingginya angka kecelakaan yang melibatkan perjalanan kereta api. Sebanyak 166 perlintasan di wilayah Daop 1 menjadi target peningkatan keselamatan, sementara di Kabupaten Karawang dua perlintasan liar telah resmi ditutup.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengungkapkan, kecelakaan di jalur kereta masih menjadi persoalan serius. Bahkan, dalam kondisi tertentu, insiden dapat terjadi hingga tiga kali dalam sehari.

“Kecelakaan kereta itu sudah seperti minum obat, sehari bisa tiga kali. Karena itu kami tidak bosan-bosannya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar mematuhi aturan saat melintas di perlintasan sebidang,” ujar Franoto saat diwawancarai tvberita pada Rabu (8/7).

Baca juga: Truk Muatan Cat Terguling di Interchange Karawang, Rupanya Gegara Jalan Bergelombang

Menurutnya, masyarakat diimbau tidak menggunakan perlintasan liar karena tidak dilengkapi penjaga maupun perangkat keselamatan seperti palang pintu dan rambu-rambu. Kondisi tersebut membuat risiko kecelakaan jauh lebih tinggi.

Sebagai upaya pencegahan, KAI Daop 1 Jakarta menargetkan peningkatan keselamatan di 166 perlintasan yang berada di wilayah operasionalnya.

Peningkatan dilakukan melalui pemasangan fasilitas keselamatan, penambahan perlengkapan, hingga penutupan perlintasan liar.

Baca juga: Maling Bobol Minimarket di Karawang: Todong Karyawan Pakai Senpi, Ambil Rokok-Duit Rp 52 Juta

“Targetnya dengan segera kami akan meningkatkan seluruh aspek keselamatan di perlintasan yang ada di wilayah Daop 1 Jakarta. Kemarin kami juga sudah memasang palang pintu di wilayah Bekasi Timur,” katanya.

Khusus di Kabupaten Karawang, Franoto menyebut dua perlintasan liar yang ada telah ditutup. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan di jalur kereta.

Selain meningkatkan keselamatan perlintasan, KAI Daop 1 Jakarta juga menyatakan dukungan terhadap rencana penataan kawasan Cikampek yang tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Karawang.