Beranda Headline Derita Warga Sekarwangi Melawan Eksplorasi Pertamina

Derita Warga Sekarwangi Melawan Eksplorasi Pertamina

KARAWANG – Setahun ke belakang, suhu panas dari obor Pertamina terus menyala di Dusun Krajan Bakan Huma, RT 05/01, Desa Sekarwangi, Kecamatan Rawamerta. Suhu asap yang timbul tak jarang mengancam kesehatan warga sekitar.

Akibatnya, lahan pertanian di sekitar sumur eksplorasi menjadi terganggu. Terkadang, suara mesin mengganggu tidur malam warga.

Mereka mengaku, tidak pernah dilibatkan dalam proses izin lingkungan dan tidak pernah merasakan dampak kontribusi lingkungan dari Pertamina.

Warga pun memprotes aktivitas eksplorasi minyak dan gas PT Pertamina EP di desanya.

“Kami ingin permasalahan ini selesai. Kami tidak ingin tersiksa seperti ini terus. Untuk itu kami yang mewakili 200 warga di RT 05/01 Dusun Krajan Bakan Uma, Desa Sekarwangi, mengadukan permasalah ini ke Lembaga Bantuan Hukum. Karena kami merasa dirugikan,” kata warga setempat, Sunarta.

Selasa, 26 Oktober 2021, puluhan warga Desa Sekarwangi mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum Cipta Keadilan Rakyat Indoensia (LBH CAKRA) Indonesia di Jalan Pepaya Nomor 19 Guro 1 Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.

“Warga sejak awal pertamina berdiri tidak pernah dilibatkan baik sosialisasi maupun menandatangani persetujuan lingkungan atas berdirinya eksplorasi migas tersebut,” terangnya.

Bersama ratusan warga, Sunarta mengaku akan terus mempertahankan haknya dan akan terus menuntut PT Pertamina. Pasalnya, secara defakto warga berhak mendapatkan manfaat dari adanya kegiatan pengeboran mingas tersebut.

Sementara itu, Direktur LBH Cakra Indonesia, Hilman Tamimi mengaku siap membantu perjuangan warga Desa Sekarwangi.

“Terimakasih bapak ibu sudah datang ke kantor LBH. LBH adalah rumah warga untuk menyuarakan keadilan, Insya Allah kami siap untuk berjuang bersama-sama rakyat desa sekarwangi,” pungkasnya.

Artikel sebelumnyaDi Hadapan Anak, Istri Tewas Dipukul Suami dengan Tabung Gas
Artikel selanjutnyaBangun Zona WBK, Cara FE Unsika Dukung Pencegahan Korupsi