KARAWANG – Fenomena El Nino yang terjadi belakangan ini menyebabkan delapan muara sungai yang tersebar di pesisir pantai wilayah Karawang, Jawa Barat dangkal.
Alhasil, kondisi muara yang mengalami pendangkalan membuat nelayan merugi karena sulit bersandar ke tempat pelelangan ikan (TPI).
Kepala Bidang Tangkap pada Dinas Perikanan (Diskan) Karawang, Setya Saptana menyebut, 8 muara yang dangkal itu berada di Ciparage, Pasir Putih, Pusakajaya Utara, Muara, Sungaibuntu, Tambaksari, Tanjungpakis dan Sedari.
Baca juga: Jasad Imam Masykur Tewas Dianiaya Oknum Paspampres Sempat Dititip 8 Hari di RSUD Karawang
“Dari pendangkalan itu menyebabkan kapal sulit bersandar dan ada juga kapal yang sulit melaut,” ungkap Sapta, Selasa, 29 Agustus 2023.
Atas hal itu, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pengerukan mengatasi pendangkalan.
Sejauh ini, baru 2 muara dangkal yang tengah ditangani oleh pihak Dinas PUPR Karawang dan BBWS.
“Kemarin update-nya Ciparage dan Pusakajaya Utara sudah dilakukan pengerukan, untuk sisanya bertahap,” katanya.
Baca juga: Akal-akalan Developer Nakal di Karawang saat Alihfungsikan Fasum Fasos
Dari pendangkalan itu sendiri, kata Sapta, tidak berpengaruh terhadap hasil tangkap ikan di laut bagi nelayan di Karawang.
“Tidak terlalu signifikan, karena saat terjadi pendangkalan, kita langsung bergerak untuk menanggulangi pendangkalan tersebut agar nelayan bisa segera melaut kembali,” tandasnya. (*)













