
Di sisi lain, Kepala Diskominfo Purwakarta, Rudi Hartono megaku tidak mengetahui penyebab anggaran kerjasama media tidak terealisasi.
“Kami telah mengajukan nilai anggaran, namun kami juga tidak mengetahui kenapa tidak terealisasi,” jelas Rudi.
Dari informasi yang beredar, ditiadakannya anggaran media ini untuk efisiensi anggaran. Bahkan belakangan muncul dugaan ada pihak yang sengaja mencoret anggaran kerjasama media.
“Katanya sih efesiensi anggaran, siapa yang mencoret kami juga belum bisa pastikan,” tegasnya.
Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha hingga saat ini belum bisa diminta keterangannya terkait hilangnya anggaran perubahan kemitraan media tahun 2023. (*)








