
Hal ini dilakukan karena pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar area taman yang sudah jadi tidak rusak.
“Area taman yang sudah jadi jangan sampai terganggu. Kalaupun harus ada yang dibuka, kita udah nyiapin strategi, tanaman itu diamankan dulu nanti ditanam lagi,” jelas Dede.
Baca juga: Ini Dia! Mobil Hybrid Karya Siswa SMK PGRI Telagasari Karawang
Namun, Dede mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan evaluasi karena ternyata didapati beberapa jenis tanaman yang kurang baik pertumbuhannya.
Ketika dalam 3 bulan kedepan pertumbuhan tanaman yang ditangani tidak membaik, maka akan dilakukan peremajaan alias menggantinya dengan jenis baru.
“Kita lagi cari solusi, ada jenis-jenis tanaman yang pertumbuhannya kurang mantep,” ungkapnya. (*)











