KARAWANG – SMK PGRI Telagasari, Karawang tak henti-hentinya melakukan inovasi dalam setiap praktik pembelajaran siswa di sekolah, terutama dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Teranyar, sekolah tersebut berhasil membuat inovasi rancangan mobil bertenaga hybrid.
Mobil yang diberi nama ‘Hybrid Lascar’ ini dikenalkan secara perdana dalam kegiatan Jobfair 2023 SMK PGRI Telagasari yang digelar di lingkungan sekolah pada Kamis, 24 Agustus 2023.
Kepala SMK PGRI Telagasari, Yanyan Sopyanudin mengatakan, rancangan mobil hybrid ini tidak lain berkat tangan dingin para siswa dan dukungan perusahaan otomotif yang telah menjalin kerjasama dengan pihak sekolah.
Baca juga: Keren, Kepala SMK PGRI Telagasari Bakal Wakili Jabar di Lomba TTG Nasional
“Inovasi mobil hybrid ini kita siapkan sebagai media pembelajaran dalam program elektrifikasi mobil listrik. Jadi ketika anak belajar elektrifikasi, bentuk riil nya ada, bukan hanya bentuk animasi. Jadi tahu secara langsung bahwa prinsip kerja mobil hybrid itu seperti apa,” ucap Yanyan.
Mobil hybrid sendiri merupakan kendaraan yang menggunakan dua sumber tenaga untuk menggerakkan kendaraan, yakni dari bensin dan motor listrik.
Dengan kata lain, paduan kedua sumber penggerak tersebut membuat emisi buang kendaraan hybrid lebih kecil dibandingkan mobil konvensional, sehingga lebih ramah lingkungan.

Ia mengulas, teknologi hybrid rancangan siswanya memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya biaya konversi yang lebih murah dan prosesnya yang terhitung cepat hanya dalam 1 bulan.
“Karena menggunakan mobil keluaran lama bertenaga 1.300 CC, maka tidak menggunakan kelistrikan yang rumit, dan proses konversinya jauh lebih murah,” kata dia.
Siap dilombakan di olimpiade nasional
Yanyan menambahkan, Mobil hybrid Lascar ini disiapkan untuk mengikuti Olimpiade sekolah PGRI 2023 tingkat nasional di Kota Palembang, Sumatera Selatan pada 3 September 2023 mendatang.
“Insya Allah mobil ini tanggal 3 akan kita ujicoba jarak jauh ke Palembang untuk ikuti olimpiade tingkat nasional lingkungan sekolah PGRI,” serunya.
Mobil ini disebutnya mampu melaju dengan kecepatan maksimal 70 KM/jam dengan jarak tempuh sejauh 60 kilometer tanpa pengisian bahan bakar mesin mobil.
Baca juga: 110 Guru PPPK Tinggal Tunggu SK, PGRI Karawang Timur Ngaku Bangga
“Insya Allah mudah-mudahan tidak ada kendala,” katanya.
“Karena menggunakan mesin sebagai sumber daya, maka hybrid tidak membutuhkan charging seperti mobil listrik. Jadi ketika digunakan, ada sumber energi yang langsung digunakan mesin ini, jadi sambil pake dia ngisi,” papar Yanyan.
Sebagai informasi, Hybrid Lascar menggunakan volume tangki bahan bakar mencapai 20 liter. Baterai yang dipakai merupakan accu mobil biasa 72 volt 65 Ah.
“Sehingga proses perancangan mobil hybrid ini relatif lebih murah dibanding baterai khusus mobil listrik yang dilengkapi motor listrik 10 Kw. Alhasil proses elektrikal pun terbilang mudah dan sederhana, dan ini bisa diaplikasikan oleh sekolah lain, bengkel, atau pun di garasi rumah tanpa perlu peralatan modern,” tutupnya. (*)









