
Ia menjelaskan, hingga pelaksanaan kegiatan tercatat sebanyak 135 peserta telah terdaftar, baik yang mengikuti secara daring maupun luring.
Selain seminar utama, kegiatan juga menghadirkan sesi parallel session yang diikuti 17 presenter. Mereka akan memaparkan hasil penelitian dalam sesi breakout room yang nantinya dipublikasikan dalam prosiding ber-ISBN.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup, Telaga Desa-KIIC Gandeng 60 Perusahaan Hijaukan Desa Wanajaya Karawang
Tak hanya itu, kegiatan tersebut turut dihadiri dekan dan wakil dekan yang tergabung dalam BKS PTN Barat Bidang Pendidikan. Tercatat sebanyak 22 perwakilan dekanat dari berbagai perguruan tinggi negeri hadir dalam kegiatan tersebut.
Sukarno menambahkan, fokus utama seminar adalah membahas urgensi dan pengembangan Program Pendidikan Profesi Guru di masa mendatang, sekaligus mendorong pengembangan pendidikan berbasis budaya untuk menjawab perubahan dan tantangan pendidikan di era global.
“Pembicara pertama membahas perkembangan Program Pendidikan Profesi Guru, mulai dari urgensi hingga arah kebijakan ke depannya. Sedangkan pembicara kedua membahas pengembangan pendidikan masa depan melalui pendekatan budaya atau culture in education,” tutupnya. (*)













