
KARAWANG – Bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telaga Desa Kawasan Industri Karawang International Industrial City (KIIC) kembali menegaskan komitmennya terhadap kelestarian alam. Melalui aksi nyata bertajuk Green Campaign 2026, KIIC bersama 60 perusahaan anggotanya menanam 500 bibit pohon di Desa Wanajaya, Karawang, Kamis (18/6).
Mengusung tema “Pelestarian Alam dan Penyelamatan Masa Depan”, aksi ini bukan sekadar seremonial tahunan. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa roda industri dan kelestarian ekologi bisa berjalan selaras di Kabupaten Karawang.
Division Head External & Public Relation KIIC, Bambang Sugeng, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di kawasan industri tidak boleh mengorbankan masa depan lingkungan.
Baca juga: PLN Karawang Umumkan Pemadaman Listrik Bergilir Lagi, Ini Daftar Wilayah Terdampak
“Bagi kami, momen ini adalah pengingat sekaligus panggilan untuk bertindak. Di tengah tantangan perubahan iklim global yang kian nyata, kita sadar bahwa pertumbuhan industri tidak boleh mengorbankan kelestarian alam. Keduanya harus berjalan selaras,” ujar Bambang dalam sambutannya di Desa Wanajaya.
Investasi Ekologi dan Kesejahteraan Warga
Dalam aksi kali ini, KIIC memboyong 500 bibit pohon dengan tinggi 150 cm yang siap tanam. Menariknya, ratusan pohon tersebut dibagi menjadi dua fungsi strategis demi memberikan dampak ganda bagi lingkungan dan sosial, yakni 250 Pohon Penghijauan (Salam dan Mahoni): dialokasikan untuk memulihkan vegetasi di area gersang, mereduksi emisi karbon, serta menjaga cadangan air tanah desa.
Kemudian 250 Pohon Produktif (Nangka dan Mangga): Ditargetkan agar hasilnya kelak dapat dipetik dan dinikmati langsung untuk mendongkrak kesejahteraan warga setempat.
“Penanaman pohon hari ini adalah investasi sosial jangka panjang kami untuk generasi masa depan,” tambah Bambang.
Baca juga: Bejatnya Lansia 62 Tahun di Karawang Setubuhi Anak Kandung Demi Puaskan Syahwat
Komitmen Kolektif dan Payung Hukum CSR
Program yang diinisiasi melalui kegiatan Telaga Desa (School Go Green dan Green Campaign) ini menjadi wadah kolaborasi raksasa yang didukung oleh 60 perusahaan anggota, mulai dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT HM Sampoerna, PT KAO Indonesia, hingga PT Sharp Semiconductor Indonesia.













