Beranda Karawang BKS PTN Barat Lanjutkan Rangkaian Kegiatan dengan Seminar Internasional di Unsika

BKS PTN Barat Lanjutkan Rangkaian Kegiatan dengan Seminar Internasional di Unsika

Bks ptn barat unsika
Rangkaian Pertemuan Sela Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat Bidang Pendidikan Tahun 2026 berlanjut dengan penyelenggaraan Seminar Internasional di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

KARAWANG – Rangkaian Pertemuan Sela Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat Bidang Pendidikan Tahun 2026 berlanjut dengan penyelenggaraan Seminar Internasional di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) pada Kamis, (18/6/2026).

Seminar tersebut menghadirkan pembicara dari Indonesia dan Amerika Serikat untuk membahas pengembangan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta literasi lintas budaya dalam pendidikan.

Kegiatan yang mengusung tema “Sustainable Teacher Development and Cross-Cultural Literacy: Navigating Future Pedagogies in a Changing Era” itu diikuti peserta dari berbagai daerah, baik secara daring melalui Zoom maupun secara langsung di Kampus Unsika.

Baca juga: Kejari Karawang Bangun Ulang Kantor, Kuras Anggaran Rp 20 Miliar

Ketua Penanggung Jawab Seminar Internasional, Sukarno mengatakan, seminar internasional menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Pertemuan Sela BKS PTN Barat Bidang Pendidikan yang tahun ini dilaksanakan di Karawang.

“Seminar internasional ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pertemuan Sela BKS PTN Barat tahun 2026. Rangkaian kegiatan sebenarnya sudah dimulai sejak kemarin melalui gala dinner, sedangkan hari ini acara utamanya adalah seminar internasional dan juga perlombaan,” ujarnya.

Menurut Sukarno, seminar menghadirkan dua pembicara utama yang membahas isu strategis dalam dunia pendidikan. Narasumber pertama adalah Kepala Subdirektorat Fasilitasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemendikdasmen, Ana Budi Kuswandani.

Baca juga: Soal Video Viral, RSUD Jatisari Jelaskan Biaya Pemeriksaan Pasien DOA

Sementara itu, narasumber kedua berasal dari Amerika Serikat, yakni Dr. Jonathan Colson, Council on Foreign Relations International Affairs Fellow, yang membawakan materi mengenai Cross-Cultural Literacy in Education.

“Selain fokus pada PPG, kami juga membahas tentang culture in education atau pendidikan berbasis budaya sebagai bagian dari upaya mempersiapkan dunia pendidikan menghadapi tantangan global,” kata Sukarno.