Beranda Headline Bulog Karawang Pastikan Stok Minyakita Aman, Pedagang Diminta Urus NIB

Bulog Karawang Pastikan Stok Minyakita Aman, Pedagang Diminta Urus NIB

Stok bulog karawang
Pimpinan Cabang Perum Bulog Karawang, Rafki Ismael memastikan pasokan minyak goreng subsidi Minyakita di Kabupaten Karawang masih tersedia.

KARAWANG – Pimpinan Cabang Perum Bulog Karawang, Rafki Ismael memastikan pasokan minyak goreng subsidi Minyakita di Kabupaten Karawang masih tersedia. Hingga saat ini Bulog terus melakukan suplai rutin ke sejumlah pedagang pasar, khususnya di Pasar induk Johar.

Bulog membuka kesempatan bagi para pedagang yang ingin mendapatkan pasokan Minyakita secara langsung.

“Kami sangat terbuka. Kalau teman-teman pedagang membutuhkan suplai, kami siap support. Nanti juga akan kami koordinasikan dengan dinas terkait penerbitan legalitasnya,” kata Rafki, Jumat (6/3).

Baca juga: Polres Purwakarta Ungkap Curat Antar Wilayah, Tiga Pelaku Ditindak Tegas

Namun, kata dia, pedagang harus juga memenuhi persyaratan administrasi, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan legalitas usaha lainnya.

Ia menjelaskan, ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 yang mengatur tata kelola distribusi Minyakita. Dalam aturan tersebut, produsen diwajibkan menyalurkan sekitar 30–35 persen Domestic Market Obligation (DMO) melalui BUMN pangan seperti Bulog untuk menjaga Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Dibagi Dua Skema Distribusi

Menurut Rafki, jalur distribusi Minyakita terbagi menjadi dua skema. Pertama melalui jalur reguler dari produsen ke distributor tingkat satu dan dua sebelum sampai ke pengecer.

Kedua melalui jalur BUMN pangan, yakni dari produsen ke Bulog atau BUMN pangan lain sebelum disalurkan langsung ke pengecer.

Baca juga: Bupati Aep Targetkan Jalur Mudik Karawang Mulus Secepatnya: Minimal H-5 Lebaran 2026

Ia menambahkan, harga Minyakita yang tinggi di pasaran kemungkinan pedagang mendapatkan pasokan dari rekan rekan ditributor/grosir, rantai pasok yang panjang, sehingga harga relatif tinggi.

“Beberapa pedagang yang belum bertransaksi dengan Bulog mendapatkan Minyakita dengan harga tinggi. Ada yang membeli Rp190 ribu sampai Rp200 ribu per karton,” ungkapnya.

Sementara itu, Bulog menyalurkan Minyakita ke pedagang dengan harga Rp14.500 per liter agar tetap sesuai dengan HET di tingkat konsumen.