Beranda Karawang Di Tengah Tantangan Penerbangan, Sanema Tour Pastikan 5 Grup Umroh Berangkat Lancar

Di Tengah Tantangan Penerbangan, Sanema Tour Pastikan 5 Grup Umroh Berangkat Lancar

Sanema tour umroh karawang
Sanema Tour Karawang memastikan seluruh jadwal keberangkatan jamaah umroh tetap berjalan sesuai rencana.

KARAWANG – Di tengah berbagai tantangan yang melanda industri penerbangan internasional, mulai dari kenaikan harga avtur, penyesuaian rute maskapai hingga risiko keterlambatan dan pembatalan penerbangan, Sanema Tour Karawang memastikan seluruh jadwal keberangkatan jamaah umroh tetap berjalan sesuai rencana.

Memasuki musim umroh 1448 Hijriah yang dimulai Juni 2026, travel penyelenggara ibadah umroh tersebut berhasil memberangkatkan lima gelombang jamaah dengan berbagai maskapai internasional tanpa mengalami kendala berarti.

Owner Sanema Tour Karawang, H. Rafiudin Firdaus, mengatakan gelombang pertama telah diberangkatkan pada 15 Juni 2026 menggunakan penerbangan langsung Saudia Airlines dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Madinah.

Baca juga: Satu-satunya dari Jabar, NOEND Band Asal Karawang Siap Tampil di Grebeg Suro Rockfest 2026

“Alhamdulillah jamaah tiba dengan selamat dan mendapatkan keberkahan yang tidak terduga. Akomodasi mereka di Madinah mendapat upgrade gratis dari hotel bintang tiga menjadi hotel bintang lima yang lokasinya lebih dekat dengan Masjid Nabawi,” ujar Rafiudin.

Menurutnya, keberangkatan jamaah pada Juni 2026 dibagi dalam lima gelombang. Gelombang pertama berangkat pada 15 Juni menggunakan Saudia Airlines, disusul gelombang kedua pada 17 Juni dengan Emirates melalui Dubai, gelombang ketiga pada 18 Juni menggunakan Qatar Airways melalui Doha, gelombang keempat pada 20 Juni dengan Oman Air melalui Muscat, serta gelombang terakhir pada 27 Juni menggunakan Saudia Airlines dengan penerbangan langsung.

Secara keseluruhan, Sanema Tour memberangkatkan ratusan jamaah selama Juni 2026. Para jamaah berasal dari berbagai daerah, tidak hanya Karawang, tetapi juga Jabodetabek, Purwakarta, Subang hingga Lampung.

Rafiudin menegaskan, kepastian keberangkatan menjadi prioritas utama di tengah maraknya keluhan jamaah umroh yang mengalami penundaan maupun ketidakjelasan jadwal perjalanan di sejumlah daerah.