
KARAWANG – Wakil Ketua (Waka) DPRD Karawang, Dian Fahrud Jaman, melepas keberangkatan Tim Pelajar Nasional Indonesia kategori U-11 dan U-14 yang akan berlaga pada turnamen internasional di Vietnam dan Thailand.
Kegiatan pelepasan berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Karawang pada Rabu, (17/6).
Dalam sambutannya, Dian mengaku bangga terhadap para atlet muda yang akan membawa nama Indonesia di kancah internasional. Menurutnya, kesempatan tampil di luar negeri bukanlah hal yang mudah karena harus melalui proses panjang dan persaingan yang ketat.
Baca juga: Limasan Coffee Karawang: Hidden Gem Estetik, Sensasi Ngopi di Rumah Jawa Tempo Dulu
“Saya mengapresiasi dan bangga atas prestasi anak-anak yang akan bertanding di luar negeri. Perjalanannya tidak mudah, tetapi mereka memiliki mimpi, motivasi, dan tekad yang kuat. Selama memiliki tekad yang kuat, tidak ada hal yang tidak mungkin untuk dicapai,” kata Dian.
Ia menilai, para pemain yang terpilih merupakan cikal bakal atlet masa depan yang berpotensi mengharumkan nama Indonesia. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak, terutama orang tua, pelatih, sekolah, dan pemerintah sangat dibutuhkan.
Dian juga mengenang masa kecilnya yang memiliki keterbatasan sarana olahraga. Meski sempat bercita-cita menjadi pesepak bola, takdir membawanya menjadi seorang politisi. Pengalaman tersebut, kata dia, menjadi alasan dirinya berkomitmen mendukung mimpi generasi muda.
“Saya berharap anak-anak pulang membawa prestasi dan mengharumkan nama Karawang serta Indonesia. Keterbatasan pasti ada, tetapi selama memiliki tekad yang kuat, tidak ada halangan untuk menjadi juara,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Tim Pelajar Nasional Indonesia, Rosada menjelaskan, tim yang akan berlaga di Vietnam berjumlah sekitar 13 pemain, sedangkan tim yang akan tampil di Thailand berjumlah 14 pemain.
Baca juga: Sidak Tengah Malam, Bupati Aep Temukan Sejumlah THM di Karawang Langgar Aturan
Menurut dia, mayoritas pemain berasal dari Kabupaten Karawang, meskipun tim tersebut mewakili Indonesia dan juga diperkuat pemain dari sejumlah daerah lain seperti Kalimantan, Jakarta, dan Bekasi.
“Untuk Vietnam ada sekitar 13 pemain, dua dari Kalimantan, dua dari Jakarta, satu dari Bekasi, dan sisanya dari Karawang. Sementara Thailand ada 14 pemain. Mayoritas memang anak-anak Karawang, tetapi mereka mewakili Tim Pelajar Nasional Indonesia,” kata Rosada.













