Beranda Headline DPRD Karawang soal Sekolah ‘Maung’ KDM: Sambut Baik, tapi Berpotensi Picu Kecemburuan...

DPRD Karawang soal Sekolah ‘Maung’ KDM: Sambut Baik, tapi Berpotensi Picu Kecemburuan Sosial

Dprd karawang sekolah maung
Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin.

KARAWANG – Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin, menyatakan dukungannya terhadap program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang digagas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau KDM.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah awal pemerintah dalam menghadirkan sekolah yang benar-benar menjadi tempat lahirnya generasi unggul dan berprestasi.

“Program ini kan program awal untuk memastikan betul sekolah ini adalah tempat manusia unggul. Sekolah ini adalah tempat anak-anak berprestasi,” ujar Endang.

Baca juga: DPRD Karawang Desak BPKAD Rapikan Aset Pendidikan: Sengketa Lahan Jangan Terus Terulang

Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu desain implementasi teknis dari program tersebut, termasuk terkait mekanisme penerimaan peserta didik dan kategori prestasi yang akan menjadi prioritas.

“Apakah nanti mereka akan mengumpulkan peserta didik yang prestasinya hanya di bidang olahraga, ataupun semua prestasi, baik olahraga, saintifik, termasuk juga keahlian keagamaan, kita tunggu implementatifnya,” katanya.

Endang menilai kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menciptakan sekolah-sekolah unggulan yang menjadi manifestasi kebijakan kepala daerah.

Baca juga: Jatuh Bangun Sanggar Batik di Karawang, Dari Duka Keluarga hingga Cetak Ribuan Pembatik

“Kami sih menyambut baik atas kebijakan Pak Gubernur dalam rangka membuat satu legacy untuk menciptakan sekolah-sekolah unggulan,” lanjutnya.

Meski demikian, ia mengakui munculnya potensi kecemburuan sosial di tengah masyarakat terkait adanya sekolah unggulan tersebut. Namun menurutnya, hal itu merupakan konsekuensi dari sebuah kebijakan pemerintah.

“Ini kan program kebijakan pemerintah provinsi. Justru Jawa Barat istimewa itu punya ide dan gagasan seperti ini,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat di daerah, pihaknya juga mengaku tetap akan mengawal implementasi kebijakan tersebut agar berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Karawang.