
Setelah dilantik, lanjut Didin, mahasiswa harus segera menggali potensi usaha yang bisa dimanfaatkan di lingkungan internal kampus Unsika.
Baca juga: Mobil Dinas KPU dan Bawaslu Karawang Ditarik Imbas Efisiensi, Ngantor Cukup Pakai Motor Pribadi
“Saya lebih menekankan kepada mahasiswa untuk memulai usahanya minimal dalam kampus, contoh kantin, koperasi mahasiswa, maupun usaha lain, yang penting mereka membiasakan diri dulu. Jika diusahakan, saya yakin seiring berjalannya waktu akan banyak trobosan dan inovasi baru,” tambahnya.
Pesan ini Didin sampaikan, sebab menurutnya, jika sebagai agen perubahan mahasiswa tidak memulai gerakan (bermanfaat) apapun, maka dikemudian hari akan menyesal.
“Makanya saya nyampein ke temen-temen, ayo mulai usaha, yang penting belajar dulu gimana manage usaha,” pungkasnya. (*)










