KARAWANG – Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Karawang menyoroti penerimaan hewan kurban yang hingga kini belum mencapai target.
Kepala Bagian Kesra Kabupaten Karawang, Aep Saepudin, mengatakan jumlah hewan kurban yang telah diterima saat ini terdiri dari 53 ekor sapi dan 20 ekor kambing yang berasal dari pemerintah maupun perusahaan swasta.
“Sampai hari ini dari Kesra 11 ekor dan dari perusahaan 42 ekor,” ujarnya.
Ia menjelaskan target penerimaan hewan kurban tahun ini mencapai 70 ekor sapi dan 24 ekor kambing. Meski belum memenuhi target, program distribusi daging kurban tetap diprioritaskan untuk mendukung penanganan stunting di Kabupaten Karawang.
Baca juga: LDBI Karawang Jadi Ajang Seleksi Debat Pelajar Menuju Tingkat Provinsi
Menurutnya, masih ada kemungkinan tambahan bantuan hewan kurban dari perusahaan menjelang pelaksanaan Idul Adha.
“Kadang-kadang ada perusahaan yang menyusul mendonasikan hewan kurban,” katanya.
Aep menambahkan, distribusi hewan kurban tahun ini difokuskan pada program penanganan stunting yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Karawang.
Ia menyebut sebanyak 25 ekor hewan kurban yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) akan disalurkan melalui program ASN Berbagi Daging Kurban bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Karawang.
Baca juga: DPKPP Karawang Temukan Kasus PMK pada Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026
“Nantinya distribusi dilakukan melalui kecamatan lewat Baznas Kabupaten Karawang,” jelasnya.
Selain menyasar balita stunting berusia di atas dua tahun, program distribusi daging kurban tersebut juga diperuntukkan bagi ibu hamil dengan kondisi tertentu, termasuk Kehamilan Ektopik (KET).
Kesra Kabupaten Karawang juga akan memberikan edukasi kepada penerima manfaat mengenai pengolahan daging kurban agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Data penerima mengacu pada alamat dan nama yang sudah terdata sehingga bantuan dapat tersalurkan dengan tepat,” tutupnya. (*)













