
Selain itu, kata dia, pemuda-pemudi yang aktif di sektor pertanian diharapkan bergabung dan mendaftarkan diri ke UPTD Penyuluh Pertanian terdekat.
Baca juga: Ada Warga Maksa Nyoblos Dua Kali, KPU Karawang Lakukan Pemungutan Suara Lanjutan
“Hal ini memungkinkan mereka masuk ke sistem penyuluh pertanian agar pemerintah kedepannya bisa membantu dan mendukung pertani muda, baik berupa pelatihan maupun alat pendukung mekanisasi,” katanya.
Ia berharap, dalam menghadapi tantangan regenerasi petani ini, pemerintah pusat, provinsi hingga daerah bisa berkoordinasi dan berkolaborasi dengan komunitas petani muda yang keberadaannya sangat dibutuhkan untuk ikut serta menjaga lumbung pangan nasional.
“Jika terealisasi baik, regenerasi petani akan menjadi tonggak keberlanjutan sektor pertanian Indonesia,” tandasnya. (*)








