
“Biasanya Jumat dan Sabtu MBG libur. Itu kesempatan kami untuk ambil stok lebih banyak. Saya bisa pesan sampai satu ton, dan biasanya habis dua sampai tiga hari,” ujarnya.
Baca juga: Imbas Konflik Timur Tengah, WNA Overstay di Karawang Bisa Urus Izin Tinggal 30 Hari Lagi
Stok Telur Puyuh di Pasar Johar Kosong
Meski demikian, dalam dua pekan terakhir ia mengaku tidak menjual telur puyuh karena kesulitan mendapatkan pasokan. Komoditas tersebut kini juga digunakan dalam program MBG sehingga ketersediaannya di pasar semakin terbatas.
“Sudah dua minggu saya tidak stok telur puyuh. Sekarang MBG pakai telur puyuh juga, jadi pedagang pasar sering tidak kebagian,” ucapnya.
Satrio berharap ada pengaturan distribusi yang lebih merata antara kebutuhan program pemerintah dan pasar tradisional. Dengan begitu, pedagang tetap bisa memperoleh pasokan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. (*)








