
Ia juga mengapresiasi produk-produk inovatif dari kalangan pelajar dan perguruan tinggi, termasuk pengembangan teknologi peralihan dari mesin berbahan bakar minyak (BBM) ke listrik yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
Menurutnya, hasil penelitian dan inovasi tersebut perlu didukung dengan riset yang lebih mendalam agar dapat memiliki nilai ekonomi dan daya saing, bahkan hingga ke pasar yang lebih luas.
“Semua inovasi ini menarik dan harus terus dibina. Sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah daerah sangat penting, termasuk bagaimana hasil penelitian bisa terintegrasi dengan perencanaan pembangunan daerah,” tambahnya.
Baca juga: Tiga Kandidat Maju, Pemilihan Ketua Kadin Karawang Kian Dinamis
Sementara itu, Kepala Bapperida Karawang, Ridwan Salam, menjelaskan bahwa pameran inovasi tersebut merupakan bagian dari Pekan Riset dan Inovasi Daerah yang untuk pertama kalinya dipadukan dengan agenda Musrenbang.
“Ini menjadi momentum untuk mengapresiasi karya inovatif dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Inovasi yang ditampilkan memang masih dasar, tetapi sangat potensial untuk dikembangkan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan inovasi lokal dapat terus tumbuh dan berkembang, serta menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Karawang yang berbasis kreativitas dan kemandirian daerah. (*)








