
“Saya tertarik mengikuti Kujangrun karena penasaran dengan konsep event lari yang diselenggarakan di kawasan industri. Ini pengalaman unik yang jarang ditemui. Secara keseluruhan rutenya cukup baik, aman, dan mudah diikuti. Bahkan variasinya menarik dengan elevation gain yang lumayan tinggi, menantang saya untuk memecahkan Personal Best (PB) 5K,” ujar Fatchnan setelah mencapai garis finish.
Baca juga: Lewat Sekar Intan dan Kuwatan Sadesa, Pemprov Jabar Apresiasi Aksi CSR Pupuk Kujang
Fatchnan juga memberikan catatan penting mengenai kenyamanan lingkungan di jalur steril tersebut selama perhelatan berlangsung. “Meski lokasinya di kawasan industri, saya merasa lari kemarin di udara yang asri. Pelayanannya sudah cukup baik dari registrasi hingga pelaksanaan, dan saya pasti tertarik ikut lagi tahun depan,” tambahnya.
Ketua Panitia HUT ke-51, Desra Heriman menyatakan bahwa Kujangrun 5K dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi antara korporasi dan masyarakat.
“Lonjakan peserta hingga 1.740 orang adalah bukti kedekatan kami dengan masyarakat. Lewat Kujangrun, kami ingin menularkan semangat Gerak Cepat, Efisiensi Tepat. Selain kompetisi lari, ajang ini juga dimeriahkan oleh panggung hiburan interaktif yang mempererat sinergi antara BUMN, generasi muda, dan warga sekitar. (*)











