Beranda News Zainul Miftah Paparkan Visi Misi Menuju Musda 5 Golkar Kota Bekasi

Zainul Miftah Paparkan Visi Misi Menuju Musda 5 Golkar Kota Bekasi

TVBERITA.CO.ID – Untuk mengikuti prosesi Musyawarah Daerah (Musda) Ke-5, Calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi, sekaligus ketua HPK Kosgoro 57 Kota Bekasi Zainul Miftah memaparkan visi dan misinya.

Sudah menjadi keharusan bagi para calon atau kandidat yang ingin menempati posisi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, harus mempunyai visi dan misi untuk kepentingan partai agar Golkar bisa menjadi partai terdepan dalam menjalankan amanat dan marwah partai demi rakyat.

“Maju dalam Musda V Golkar Kota Bekasi, saya memiliki visi slalu menjalankan amanat partai dan menjaga nama baik partai demi terciptanya soliditas yang kuat di antara kader partai,” ungkap Zainul Miftah, Kamis ( 27/8/20).

Sementara untuk misi, kata Zainul, yang akan dilakukan adalah membuat langkah-langkah perubahan dan perbaikan di internal kader partai dengan program kerja nyata di antaranya:

Konsolidasi dengan seluruh kader partai untuk menyusun kembali pengurus partai agar tercipta soliditas di antara kader partai. Meningkatkan SDM para kader partai melalui kegiatan-kegiatan pelatihan. Siap membantu dan mengakomodir program kerja Pemerintah baik pusat maupun daerah.
Mengevaluasi kembali semua organisasi sayap partai, agar lebih fokus dalam bekerja dan menyerap aspirasi masyarakat.

“Membentuk dan memberdayakan peranserta anak-anak muda milenial untuk aktif dalam berorganisasi dan komunitas,” jelasnya.

Dengan semangat terbaru, Zainul mengaku siap memimpin DPD Golkar Kota Bekasi. Apapun risikonya dan tantangannya, bersama tim bertekad menjadikan para kader lebih Humanistik, Zaki (Cerdas) dan Milenial.

“Seorang pemimpin tidak hanya dilihat dari kesuksesan dalam memimpin, tetapi juga sanggup melahirkan calon-calon pemimpin baru masa depan,” ujarnya.

Zainul menambahkan, ada tantangan seorang pemimpin. Seorang pemimpin sejati harus siap menghadapi segala tantangan dan ujian yang berat yang tidak mudah untuk melewatinya. yang paling utama adalah tantangan menaklukkan diri sendiri.

“Kedua, orang-orang terdekat termasuk keluarga sendiri. Ketiga, tantangan terhadap perubahan zaman yang sangat cepat. Dan tantangan menghadapi masyarakat multi kultur, etnis dan agama,” pungkasnya. (ais/fzy)