
KARAWANG – RSUD Jatisari Kabupaten Karawang terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan menghadirkan layanan Poliklinik Ortopedi dan Traumatologi yang kini ditangani langsung oleh dr. Moh Arie Arifin, Sp.OT, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi.
Hadirnya layanan baru di RSUD Jatisari menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien yang mengalami gangguan tulang, persendian, otot, ligamen, saraf, hingga cedera akibat kecelakaan maupun aktivitas olahraga.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ortopedi setiap Senin, Selasa, dan Kamis pukul 13.00–15.00 WIB. Karena jadwal praktik bersifat tentatif, pasien disarankan melakukan konfirmasi melalui media informasi resmi RSUD Jatisari sebelum datang berobat.
Selain menangani patah tulang, layanan ortopedi di RSUD Jatisari juga melayani berbagai keluhan seperti cedera olahraga, kelainan tulang dan sendi, cedera akibat kecelakaan kerja, hingga penyakit degeneratif yang banyak dialami lanjut usia.
Dekatkan Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat
Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Karawang di wilayah timur, RSUD Jatisari terus mengembangkan berbagai layanan spesialistik agar masyarakat tidak perlu dirujuk ke rumah sakit yang lebih jauh.
Rumah sakit ini telah didukung Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, layanan rawat jalan, rawat inap, laboratorium, radiologi, farmasi, hingga berbagai layanan spesialis guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, aman, dan terjangkau.
Baca juga: RSUD Jatisari Hadirkan Dokter Spesialis Urologi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Lulusan Universitas Brawijaya
dr. Moh Arie Arifin menjelaskan dirinya merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang. Setelah menyelesaikan pendidikan dokter umum dan spesialis ortopedi, ia lulus pada 2023 dan mulai bertugas di Karawang sejak awal 2025.
“Saya berasal dari Malang, Jawa Timur. Pendidikan dokter umum maupun spesialis ortopedi saya tempuh di Universitas Brawijaya. Setelah lulus tahun 2023, saya mulai bertugas di Karawang pada awal 2025,” ujarnya.
Ortopedi Bukan Hanya Mengobati Patah Tulang
Menurut dr. Moh Arie, masih banyak masyarakat yang menganggap dokter ortopedi hanya menangani patah tulang. Padahal, layanan ortopedi mencakup penanganan seluruh sistem gerak manusia.
“Ortopedi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari dan menangani tulang, persendian, otot, ligamen, saraf hingga tulang rawan. Jadi bukan hanya patah tulang,” jelasnya.
Beberapa kasus yang paling sering ditangani antara lain:
- Patah tulang akibat kecelakaan lalu lintas.
- Cedera kerja di kawasan industri.
- Cedera olahraga.
- Kelainan bawaan seperti kaki bengkok dan dislokasi sejak lahir.
- Skoliosis.
- Osteoarthritis (pengapuran sendi).
- Saraf terjepit.
- Frozen shoulder.
- Tumor tulang dan jaringan penunjang.
Ia menambahkan, penyakit degeneratif seperti pengapuran sendi, nyeri tulang belakang, hingga saraf terjepit menjadi kasus yang paling banyak ditemui pada pasien lanjut usia.
Karawang Banyak Kasus Cedera Kerja
Sebagai kawasan industri, Karawang memiliki angka cedera kerja yang cukup tinggi.
“Karawang merupakan kawasan industri besar sehingga kami cukup sering menangani pasien dengan patah tulang akibat kecelakaan kerja, seperti tangan terjepit mesin maupun trauma akibat alat berat,” ungkapnya.
Selain itu, meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga seperti futsal, tenis, lari, hingga padel turut meningkatkan jumlah pasien dengan cedera ligamen maupun persendian.
Baca juga: RSUD Jatisari Karawang Kenalkan Inovasi Layanan dan Poli Spesialis di Musrenbang
Jangan Salah Penanganan Saat Cedera
dr. Moh Arie mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami patah tulang ataupun cedera berat.
“Kalau mengalami patah tulang, segera datang ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat agar dilakukan pemeriksaan dan foto rontgen. Semakin cepat ditangani, semakin baik hasil penyembuhannya,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak langsung memijat bagian tubuh yang mengalami cedera.
“Kalau terkilir atau jatuh, sebaiknya diperiksa dulu untuk memastikan tidak ada patah tulang atau robekan ligamen. Jangan langsung dipijat karena justru dapat memperparah cedera,” katanya.
Siap Menjadi Trauma Center Wilayah Timur Karawang
Menurut dr. Moh Arie, RSUD Jatisari telah siap memberikan penanganan awal terhadap pasien trauma tulang dan sendi.
“Selama kondisi pasien masih dapat ditangani di sini, kami akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin. Jika membutuhkan tindakan lanjutan, kami akan merujuk pasien ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih lengkap,” ujarnya.
Melalui kehadiran layanan ortopedi ini, RSUD Jatisari berharap masyarakat Karawang, khususnya wilayah timur dan Pantura, dapat memperoleh pelayanan kesehatan tulang dan sendi yang lebih mudah diakses, cepat, dan ditangani oleh dokter spesialis yang kompeten. (*)








